Profile

Trie Utami, atau biasa dipanggil Mbak Iie, adalah seniman multi talenta dan vokalis yang sarat dengan prestasi, serta peraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan internasional. Penyandang gelar “Jazz Vocal Terbaik” – AMI Award 2017, “Best Performer” (duet Jopie Latul) – Festival Lagu Populer Indonesia” 1989, serta “Indonesia’s Best Vocalist” (bersama Kahitna) di ajang Yamaha Light Music Contest 1986 ini, juga mencatatkan prestasi gemilang diberbagai kontes Internasional, di antaranya meraih gelar “Grand Prix Winner” dalam kontes dunia The Golden Stag International Singing Contest 1992 di Romania mengalahkan peserta lain dari 38 negara, serta menjuarai Asia-Pasific Broadcasting Union International Anthem tahun 2000 di Bangkok.

Berkat kemampuan olah vokalnya yang luar biasa, dirinya banyak dianugerahi penghargaan, di antaranya, “The 50 Greatest Indonesian Singers” dari majalah Rolling Stone Indonesia, “Hall of Fame” (bersama Krakatau) dari Kampoeng Jazz International.

Di Indonesia, kolaborasinya dengan musisi kawakan seperti Addie MS, Dewa Budjana, Utha Lukumahuwa, 7 Bintang, Franky Sahilatua, Leo Kristi dll., menghasilkan karya lagu yang monumental. Talenta dan keahlian menyanyinya yang mumpuni, membuka jalan berkolaborasi dengan musisi kaliber dunia seperti Jeff Lorber, Dave Koz, Kazumi Watanabe, Allan Rich, NHK Orchestra dan Asian Fantasy Orchestra (Jepang).

Saat ini, Trie Utami adalah vokalis grup Krakatau, Kumari, 7 Bintang dll. Selain menyanyi, saat ini Trie Utami aktif sebagai Pencipta Lagu, Produser, Guru Vokal, Seminator, Pengajar, Penggiat Budaya, serta seabreg kegiatan lainnya. Julukan “Miss pitch control” adalah pengakuan dari masyarakat terhadap dirinya sebagai juri utama di arena pencarian bakat.

Vokalis yang sudah menjadi “Living Legend” ini, bakatnya juga merambah ke dunia menulis, Melukis dan Seni Drama. Sebagai Penulis, sudah 4 buku yang diterbitkan, Karmapala The Silent Love (2006 – penerbit Gagas Media Komunika), Cinta Setahun Penuh (2006 – penerbit Galangpress), Abhayagiri Keraton Ratu Boko (2010 – penerbit Buana Ilmu Populer Gramedia) dan Dunia Padmini (2010 – penerbit LKIS).

Di bidang seni rupa, hasil karyanya sejak tahun 90-an berupa lukisan cat minyak ditampilkan dalam ekshibisi “Dwi Rupa Bumi” duet bersama seniman perupa kelas dunia Nasirun di Yogya Galery, serta “Installation and Performing Art between Japan and Indonesia” bersama seniman perupa dari Jepang Kazunobu Yanagi, Yasu Suzuka dan Hiromi Minako di Bidadari Mandala Art Space, Ubud Bali.

Dalam seni drama, acting-nya juga menuai pujian dalam “Srintil-Tembang Duka Seorang Ronggeng” (Monolog-produksi ArtSwara), “Ali Topan The Musical” (musical play-produksi ArtSwara) dan “Bobo Children’s Operette” (opera produksi Kompas Gramedia dan PCMS), serta mengisi peran dalam beberapa sinetron seperti “Kau Tak Sendiri” (RCTI) dll. Kecintaan dan kesetiaan terhadap tanah kelahiran serta budaya agung warisan leluhurnya, disalurkan bersama kelompok world music Krakatau Etnik, Kua Etnika, Nyanyian Dharma, Sound of Borobudur dll., serta membawa eksotisme dan keindahan bunyian Nusantara ke berbagai festival musik etnik dunia di benua Eropa, Amerika, Asia, Australia.

Waktunya juga didedikasikan untuk menemani masyarakat desa di berbagai pelosok di Indonesia dengan melakukan kegiatan community development.

 

Full Name : TRI UTAMI SARI
Artist Name : TRIE UTAMI
Nick Name : iie

F A M I L Y

Father : Colonel (Retired) H. Soedjono Atmotenojo
Mother : Hj. Soejarni Oesoep
Older Brother : Ir. Purwa Tjaraka
Older Sister : Dra. Thea Ika Ratna